KC Edisi Februari 2016

KC Feb 2016

Monggo merapat dan hadirilah…… Gratis, Lesehan, dan Barokah!

Dipublikasi di Jagad Maiyyah | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Selintasan Jabar-Jateng dengan Gapuraning Rahayu

Gapuraning Rahayu, apa yang terlintas di pikiran sampeyan ketika mendengar dua kata tersebut. Bagi orang Jawa, dua kata tersebut merupakan gabungan dari kata gapura atau gerbang, dan kata rahayu yang berarti selamat. Jadi gapuraning rahayu mengandung makna pintu gerbang menuju keselamatan. Jujur saja, saya baru menemukan nama sebuah perusahaan otobus yang memiliki nama dengan makna demikian. Ya, saya sedang membicarakan bus PO Gapuraning Rahayu jurusan Jakarta-Cilacap. Bis ini lebih akrab di telinga para pelanggannya sebagai bus “GR”.

Pertama menikmati layanan jasa transportasi bus GR kira-kira sepuluh tahun yang lalu. Saat itu bertepatan dengan kejadian gempa besar di Bantul, kebetulan saya sedang dolan ke rumah seorang teman di daerah Kawunganten sekaligus mampir di rumah kakak di Gandrung Mangu. Keberangkatan dari Jakarta ke Cilacap, kami naik kereta Citra Jaya Malam dari stasiun Pasar Senen. Nah, barulah pada kepulangan menuju Jakarta, kami naik bus GR jurusan Kawunganten – Kali Deres. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Nusantara | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Menyusur Jawa Barat Bagian Selatan

Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk ke dua berdasarkan etnik kesukuan di Indonesia tentu sangat menarik untuk dijelajahi. Dinamika perkembangan sosial budaya masyarakat Sunda tentu saja tidak bisa dilepaskan sama sekali dengan keberadaan bentang alam Parahyangan dengan topografi tanahnya yang bergunung-gunung. Sebelum lebih jauh mendalami sisi kehidupan sosial masyarakat Jawa Barat, tentu secara selayang pandang kita perlu mengnal bentang alamnya terlebih dahulu.

Wilayah Pantura Jawa Barat yang terbentang mulai Cirebon, Indramayu, Subang, Karawang, hingga Bekasi merupakan jalur lintasan akses utama menuju ibukota Jakarta dari berbagai kota di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Hal ini tentu saja menjadikan infrastruktur di jalur ini lebih mendapat perhatian pemerintah. Saat ini bahkan telah beroperasi jalur tol Cikampek hingga Palimanan yang juga dikenal sebagai Tol Cipali. Mungkin bisa dibilang setiap orang yang bepergian dari Jakarta ke Jawa Tengah – Jawa Timur melalui darat, baik dengan kendaraan jalan raya maupun kereta api, pernah melintas jalur Pantura dan telah mengenal meskipun serba sedikit mengenai wilayah utara Provinsi Jawa Barat. Bagaimana dengan wilayah Jawa Barat bagian selatan? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Nusantara | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Dongeng Momoking dan Momoqueen

Pada suatu hari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Momoking dan Momoqueen berjalan beriringan pada suatu jalan di pinggiran hutan. Mereka ingin sekali menuju ke desa terdekat untuk turut merayakan kegembiraan datangnya tahun baru. Pergantian tahun senantiasa mengundang Momoking dan Momoqueen untuk turun gunung. Mereka selalu gembira menyambut perayaan.

Semenjak dari kejauhan sudah terdengar sayup-sayup kesibukan warga desa dalam mempersiapkan perayaan tahun baru. Perayaan kali ini pastinya akan jauh lebih meriah. Terlebih bagi kedua Momo, tahun yang akan datang merupakan tahun bershio monyet. Mereka sangat berharap akan datangnya kelimpahan kebahagian di sepanjang tahun yang akan datang. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Sastra | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Gong Xi Momoking

Perasaan terompet tahun baru belum lama bersautan memekakkan telinga di malam pergantian tahun. Tanpa terasa perjalanan di awal tahun sudah satu bulan kita lalui. Namun yang hampir belum berubah adalah curah hujan yang belum teratur, bahkan bisa dibilang kurang dan belum merata. Januari berlalu, Februaripun datang di depan mata.

Berkaitan dengan datangnya bulan baru, di minggu ke dua sudah menanti sebuah tanggal merah di hari Senin. Libur lagi? So pasti lah! Kali ini sebagaimana yang sudah tertera dan beredar di setiap kalendar, tanggal 8 Feberuari ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru China atau yang lebih tenar dengan sebutan Imlek. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | Meninggalkan komentar

Menunggu Buku

Sampul PengangkutanBagi saya, blog awalnya memang hanyalah sebuah media untuk melatih dan mengasah kemampuan menulis. Saya sangat menyadari bahwa meskipun semenjak di bangku sekolah taman kanak-kanak kita sudah diajarkan tata cara menulis, namun menulis dalam artian menuangkan ide atau gagasan tidaklah semua orang memilikinya. Butuh sebuah tekad, semangat untuk belajar, serta konsistensi untuk memiliki keahlian menulis sebuah tulisan yang berbobot.

Setelah sekian lama berproses dalam pembelajaran dengan secara langsung mempraktikkan menulis di blog, seiring dengan waktu sayapun memberanikan diri mengirimkan beberapa tulisan artikel saya ke beberapa media cetak, ada koran dan majalah. Dan dari beberapa puluh tulisan yang pernah saya kirimkan, alhamdulillah sebagian besar diantaranya dimuat untuk dipersembahkan kepada khalayak pembaca yang lebih luas. Beberapa media tersebut diantaranya Harian Republika, Jurnal Nasional, Radar Magelang, Magelang Ekspress, majalah Suara Gemilang dan Kombinasi. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Sastra | Tag , , , | 4 Komentar

Kos-kosan Jogja Trans Tv

Meskipun dalam beberapa kesempatan Gus Mul pernah menyinggung cerita soal keterlibatannya dalam shooting sebuah film, namun sama sekali ia belum pernah bercerita detail mengenai judul film maupun cerita film yang turut ia mainkan. Satu hal yang langsung tidak pernah saya lupakan adalah pengakuan pengalamannya bermain acting bersama Den Baguse Ngarso alias Drs Susilo Nugroho yang terkenal sejak acara Mbangun Desa itu.

Nah berdasarkan ingatan akan duet acting Gus Mul – Deng Bagus Ngarso itulah, maka tatkala ada iklan drama situasi komedi yang akan ditayangkan di salah satu stasiun tivi swasta dan selintas nampak wajah Den Bagus Ngarso saya langsung berpikir inilah film drama yang turut dibintangi Gus Mul. Dugaan saya lebih menguat lagi dengan lintasan sosok “bergigi” yang selintas lalu mirip tampangnya Gus Mul. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , | 2 Komentar