Dongeng Sebelum Tidur

Turu BukuNamanya anak-anak, tingkah laku dan kebiasaannya juga berbeda-beda. Ada tipe anak kecil yang kolokan alias manja. Sedikit-dikit minta ini, minta itu. Sebentar-sebentar ingin main ini dan main itu. Melihat temannya punya mainan baru, langsung merajuk minta dibelikan model mainan yang sama. Terlebih di jaman kemajuan teknologi digital sekarang ini justru menyebabkan banyak anak yang keasyikan asyik maksyuk dengan gadget mainannya. Hari-hari, dari waktu ke waktu lebih banyak digunakan untuk nge-game. Hal ini mungkin sudah menjadi fenomena umum.

Lain lagi model anak yang lain. Meskipun bisa dibilang sudah semakin lengka, tetapi ternyata masih ada model anak yang suka baca buku, suka main di luar rumah, termasuk yang suka meminta didongengi oleh ayah, ibu, kakek, nenek ataupun guru dan orang dewasa yang lainnya. Untuk soal yang terakhir ini, sayangnya budaya mendongeng di kalangan orang tua masa kini justru semakin luntur. Orang tua, suami-istri lebih banyak sibuk bekerja di luar rumah. Ibarat kata, pergi pagi pulang petang sudah menjadi fenomena umum. Dengan demikian, waktu berkumpul dengan keluarga menjadi semakin sempit. Boro-boro sempat berdongeng? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag | Tinggalkan komentar

Mbah Jarwo Ketabrak Sepeda

Peristiwa ini terjadi sudah lebih dari dua puluh lima tahun yang lalu. Saat itu selepas tengah siang, Mbah Jarwo yang asli orang Gondangan itu tengah santai mengendarai sepeda jengkinya. Niatnya ia ingin pergi ke sawah salah seorang kerabatnya di ngarep Gejugan. Sepetak sawah basah yang baru selesai dibajak itu memerlukan tambahan benih padi yang harus dibawanya. Meski tidak terlampau berat namun menapaki jalanan tanah berbatu menjadikan keseimbangan sepedanya sering oleng. Apalagi usia Mbah Jarwo yang tidak lagi muda juga sedikit banyak mempengaruhi kemampuan bersepedanya. Maka dari itu ia memilih naik sepeda dengan sangat pelan.

Repotnya ketika melewati jalanan di pojokan Dusun Kronggahan. Jalanan menurun berbatu itu menjadi sedikit sulit untuk dilalui Mbah Jarwo. Demi keamanan dan keselamatan, ia memutuskan untuk turun dari sepedanya. Iapun kemudian menuntun sepeda jengki dengan muatan benih padi di boncengan belakangnya itu. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag , , | Tinggalkan komentar

Museum Sudirman Magelang

Museum SudirmanMagelang dari jaman ke jaman sudah tuoerkenal bin kondang kaloka dengan kesejukannya. Pertemuan angin gunung dari empat penjuru lima mata angin meliputi Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh yang dipadu dengan angin lembah Tidar inilah yang membawa hadirnya potongan surga di pusarnya Tanah Jawa. Tidak mengheran jika Rafles taupun Gubernur Jenderal penerusnya menjuluki Magelang sebagai Tuin di Java, Tamannya Tanah Jawa.

Di samping hawa udara yang sejuk sepanjang hari, panorama dan bentang alam datarang tinggi yang diapit Kali Progo di sisi barat dan Kali Elo di sebelah timur semakin menambah eksotika Magelang tercinta. Maka kondisi laksana surga ini membuat pemerintah Kolonial Belanda menjadikan Magelang sebagai pusat beberapa aktivitas vital, mulai dari pusat pemukiman, pendidikan, ekonomi, dan sarana penunjang kesehatan. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Magelangan | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Empat Hari Tiga Malam di Kuala Lumpur(9)

PUAS KELILING KL DENGAN BAS PERCUMA

GoKL1Bicara soal keragaman budaya dan keindahan alam, Indonesia boleh bangga dibandingkan negeri-negeri tetangga di kawasan ASEAN. Namun fakta membuktikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara ke negeri kita masih jauh tertinggal dibandingkan Singapura dan Malaysia. Apa fakta di balik data tersebut?

Saya sengaja ingin membatasi pembahasan terhadap Kota Kuala Lumpur atau yang lebih keren dengan sebutan KL. Bagi penggemar sejarah, KL menyajikan beragam museum dan bangunan tua warisan masa lampau yang terutama tersebar di poros Dataran Merdeka. Untuk wisata bangunan spektakuler pencakar langit, pastinya KL Tower dan Twin Tower Petronas tidak bisa dikesampingkan. Untuk dunia satwa, ada KL Bird Park dan akuarium raksasa di KLCC. Pusat belanja murah meriah ada Pasar Seni dan China Town, serta kawasan Bukit Bintang. Semua tempat tujuan yang diburu para wisatawan manca tersebut terletak di pusat KL. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Wisata | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Empat Hari Tiga Malam di Kuala Lumpur(8)

Pavilion1Komposisi penduduk Malaysia didominasi oleh etnik Melayu, China, dan India. Meskipun negara Malaysia secara resmi merupakan negara Islam, tetapi mereka tetap memberikan kebebasan penganut agama lain untuk melaksanakan ibadah, termasuk tradisi budaya yang berkaitan. Salah satu tradisi yang saya maksudkan adalah peringatan Tahun Baru China yang juga kita kenal sebagai Hari Raya Imlek.

Sebagaimana di tanah air, masyarakat Tionghoa dikenal sebagai kelompok perantau yang menyebar hampir di setiap negara yang ada di dunia. Mereka pada umumnya menempati area yang khusus dan dikenal sebagai Pecinan atau China Town. Keberadaan awal perkembangan masyarakat China di Malaysia tidak bisa dilepaskan dari kawasan Pecinan yang kini telah menjelma menjadi pusat perbelanjaan kaki lima di Kuala Lumpur yang berdekatan dengan Pasar Seni. Hal inilah yang menjadikan hampir semua wisatawan mancanegara yang mengunjungi KL senantiasa menyempat diri untuk bersambang ke China Town. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Wisata | Tag , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Gong Xi Fa Cai

KlentengMtl3KlentengMtl2    KlentengMgl

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Jokowi Bermain Api

Nah kan, ternyata masalah justru semakin menjadi-jadi dan cenderung semakin sulit dikendalikan. Tambah runyam dan ruwet. Perkara yang semula relatif kecil dan bisa dikendalikan mudah bergulir liar semakin tak terkonrol. Ibarat orang Jawa mengatakan, “kriwikan telah menjadi grojokan“. Air limpahan dari atap rumah akibat hujan gerimis telah berubah menjadi air terjun niagara.

Lelakon ini berawal pada saat Presiden ingin mengganti posisi Kapolri yang masa pensiunnya masih sekian lama. Kontroversi mulai berkecambah tatkala hanya diusulkan calon tunggal yang ditengarai pada masa penjaringan nama calon pejabat negara, tokoh tersebut justru telah distabilo alias bermasalah dengan rekening gendut.
Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , , , | Tinggalkan komentar