Berkunjung ke Saung Angklung

Angklung1Bambu, siapa yang tidak mengenal tanaman khas Indonesia yang satu ini. Bagi para sedulur yang tinggal di pedesaan, mungkin sangat akrab dengan tanaman beruas-ruas ini. Bahkan pada umumnya, keberadaan sebuah padusunan dipagari dengan tumbuhan bambu di pinggirannya. Ada jenis bambu petung yang besar-besar.  Ada bambu apus yang biasa digunakan untuk anyam-anyaman. Ada pula bambu wulung dengan khas warna hitam mengkilatnya. Ada lagi bambu gading dengan kulit kuning gadingnya. Masih ada bambu ampel, ori, dan tentu saja masih sangat banyak jenis yang tidak bisa disebut satu per satu.

Di samping banyak ragam dan jenisnya, bambu juga memiliki banyak kegunaan. Sebut saja hasil kerajinan tangan yang terbuat dari bambu, semisal wakul atau bakul nasi, tampah, tedho, kalo, irik, enthik, tenggok, krombong, kronjot, kranjang, juga capil. Ada juga perlengkapan bangunan rumah yang dapat dibuat dari batang bambu, mulai dari gedhek sebagai dinding pembatas, saka atau tiang, blandar, bahkan usuk dan reng untuk memasang genteng. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Gonjang-ganjing Soal BBM

Namanya juga jaman kalabendu. Jaman edan, dunia penuh kegilaan. Segala aturan, tata nilai, norma, pranata, dan juga segala bentuk keteraturan sudah sasar-susur, jungkir balik, berantakan, berserakan. Bubar bin mawut tidak karuan. Yang salah bisa dianggap benar atas nama suara terbanyak. Yang benar justru dipersalahkan jika tidak berani untuk bersikap wani piro. Yang baik kadang tersamar dan lebih nampak sebagai suatu keburukan. Sebaliknya yang buruk justru diagungkan secara berjamaah menjadi sebuah nilai kebaikan baru atas nama kebersamaan. Inilah negeri Nusantara saat ini. Negeri gonjang-ganjing terombang-ambing dalam masa goro-goro.

Bayangkan saja sedulur! Belum negeri yang apunjung wukir, subur-makmur gemah ripah loh jinawi ini bising dengan gegap-gempita dan hingar bingar pesta demokrasi oleh berbagai arak-arakan pawai jalanan, kemudian disusul gugat-menggugat sengketa hasil pesta, kini di masa transisi rejim penguasa, dan juga isu-isu meresahkan mengenai ISIS, justru rakyat dipusingkan dengan urusan pembatasan BBM bersubsidi.

Lho ada to BBM bersubsidi. Ya asal BBM yang dimaksudkan bukan black berry massenger, ya jelas ada to! Ya nggak? Of course, kita sedang ngobrol soal kelangkaan bahan bakar minyak, khususnya premium bersubsidi yang memang dibatasi menurut pemerintahan yang tinggal memerintah untuk beberapa hari ke depan ini. Simak saja berita-berita terkini yang paling hangat dan menjadi headline. Isu soal BBM ini seolah sudah menggeser isu berita mengenai gugatan pilpres maupun ISIS.

Dipublikasi di Jagad Bubrah | Tag , | Tinggalkan komentar

Plakat Pengasah Bakat

Meskipun tahun pelajaran baru bagi siswa sekolahan sudah dimulai di pertengahan bulan puasa yang lalu, tetapi si Ponang justru baru di minggu ke-2 bulan Agustus mulai sekolah. Ya dimana lagi jika tidak di SD Panunggangan 5. SD yang masuk kategori sebagai SD Indonesia Hebat. Setidaknya bagi Kanjeng Bopo yang memang dengan tekad bulat memilih sekolah terdekat untuk putra sulungnya. Percaya nggak? Wis, sing penting teko manut wae.

Angkung  Angkung1

Kok bolehnya ngalembana sekolahannya si Ponang optimistik. Lha memang menilik peningkatan solah bawane sang anak dalam mencapai beberapa hari sekolahannya, nampak terjadi perubahan-perubahan yang signifikan je. Bukan sekedar nggege mangsa atau terlampau dini jika si Ponang semenjak di taman kanak-kanak sudah mulai cas-cis-cus mbacanya tulisan. Bagaimana tidak, lha wong nguntal bangku sekolah TK-nya tiga tahun lebih! Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Kenyung | Tag | Tinggalkan komentar

Sajian Festival Lima Gunung XIII

FLG XIIIHadiri dan nikmati rangkaian acara pentas seni dalam pagelaran Festival Lima Gunung XIII di Dusun Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Magelang, 23 – 24 Agustus 2014

Berikut rangkaian acara selengkapnya.

Monggo: JADWAL_FLG XIII_web

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , | 2 Komentar

Pagelaran Agung di Magelang

Mahakarya Borobudur

Gambar | Posted on by | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Perayaan Agustusan di Srumbung

Pitulsan Srb1Kemerdekaan Republik Indonesia adalah milik bersama segenap bangsa Indonesia. Tidak hanya Presiden, para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, anggota Dewan, bahkan juru parkir, pedagang kali lima, petani, nelayan, serta semua wong cilik adalah pemilik kemerdekaan negeri ini. Kemerdekaan tidak hanya menjadi milik mereka yang mengikuti upacara bendera.

Lazimnya, upacara bendera sebagai peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan memang terbatas dilaksanakan di instansi formal, seperti kantor-kantor dan sekolahan. Dengan demikian warga masyarakat yang berprofesi di luar institusi formal dan sudah tidak lagi menjadi siswa-siswi sekolah pasti tidak pernah lagi berkesempatan mengikuti upacara bendera Hari Kemerdekaan RI tersebut. Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Magelangan | Tag , , , , , | Tinggalkan komentar

Merdeka atau Merdesa?

Dirgahayu HUT RI Ke-69! Rupanya bangsa ini sudah sekian dasawarsa mengenyam nikmat kemerdekaannya. Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia mampu lepas dari belenggu penjajahan selama lebih dari tiga setengah abad. Api revolusi dan keinginan luhur para pejuang negeri ini telah membuahkan satu jembatan emas bagi cita-cita luhur untuk menggapai kesejahteraan secara adil dan merata. Namun apakah di hari ini segenap komponen bangsa, terkhusus wong cilik yang hidup di akar rumput, telah benar-benar mengenyam manisnya buah kemerdekaan? Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Jagad Budaya | Tag , , , | Tinggalkan komentar